Bagaimana cara memilih lantai laminasi untuk rumah tangga?
16 Juni 2021|
Dilihat:1410
Saat ini, terdapat berbagai merek lantai laminasi rumah tangga di pasaran, dan konsumen bingung saat memilih. Padahal, kita hanya perlu memperhatikan 7 poin berikut dalam proses memilih lantai laminasi rumah tangga.lantai laminasi, dan kita dapat memilih lantai kayu yang sesuai dan berkualitas.
(1) Perhatikan kemasannya: Jika produk tersebut merupakan produk impor, maka harus terdapat logo Tiongkok dan sertifikat pemeriksaan bea cukai sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Jika tidak, asal produk tersebut mencurigakan dan tidak dapat dipercaya.
(2) Perhatikan mereknya: Merek-merek terkenal, terutama merek-merek terkenal dari produsen dalam negeri, dapat lebih realistis menjamin kualitas produk dan layanan purna jual.
(3) Perhatikan tindakan pencegahan kelembapan: apakah ada keset lantai anti lembap khusus, apakah ada lapisan anti lembap tebal di lantai, apakah lem yang digunakan adalah lem lantai anti air khusus, dll. Dengan tiga tindakan ini, air akan sulit masuk.
(4) Perhatikan bahannya: Lantai laminasi pada umumnya menggunakan papan serat kepadatan tinggi sebagai bahan dasar, dan beberapa lantai laminasi menggunakan papan serat kepadatan menengah sebagai bahan dasar, sehingga masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri dan dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan rumah Anda.
Perhatikan parameter ketahanan aus permukaan: Nilai ketahanan aus awal permukaan lantai rumah tangga umumnya di atas 6000 rpm, dan semakin tinggi ketahanan aus permukaan, semakin baik.
(5) Perhatikan ketebalannya: Ketebalan standar internasional adalah 8 mm. Saat ini, tipe 12 mm masih populer di pasaran. Jika terlalu tebal atau terlalu tipis, mungkin akan timbul masalah kualitas.
(6) Perhatikan jumlah emisi formaldehida: Peraturan nasional: Jumlah emisi formaldehida dari lantai laminasi yang memenuhi syarat harus kurang dari atau sama dengan 1,5 mg/L. Demi kesehatan Anda dan keluarga, Anda sebaiknya memilih produk bermerek yang berada di bawah nilai standar ini.
(7) Perhatikan layanan purna jual: Perhatikan apakah ada asuransi properti, kartu garansi, apakah dijual langsung oleh produsen, apakah produk tersebut dijual secara eksklusif, dan lain sebagainya. Jika tidak, jika terjadi masalah dalam proses penggunaan, tidak ada yang akan menerimanya, yang akan menimbulkan banyak ketidaknyamanan bagi Anda.
















